Tugas 3 – Etika Profesi

28 Apr

Sebutkan contoh dan beri penjelasan mengenai standar teknik (minimal 5) dan standar menejemen (minimal 5) yang relevan dengan Teknik Industri.

 

Standar teknik merupakan serangkaian eksplisit persyaratan yang harus dipenuhi oleh bahan, produk atatu layanan. Jika bahan, produk atau jasa gagal memenuhi satu atau lebih dari spesifikasi yang berlaku mungkin akan disebut sebagai berada di luar spesifikasi. Sebuah standar teknik dapat dikembangkan secara pribadi, misalnya oleh suatu perusahaan, badan pengawas ,militer dan lainnya.

Macam-macam Standar Teknik

  1. American National Standards Institue (ANSI)

American National Standards Institue (ANSI) adalah sebuah lembaga nirlaba swasta yang mengawasi pengembangan standar konsesus sukarela untuk produk, jasa, proses, system dan personil di Amerika Serikat. Lembaga tersebut mengawasi pembuatan, diberlakukannya dan penggunaan ribuan norma dan pedoman yang secara langsung berdampak bisnis di hampir setiap sektor. Lembaga tersebut juga mengkoordinasikan standar Amerika Serikat dengan standar internasional sehingga produk-produk Amerika Serikat dapat digunakan di seluruh dunia. Lembaga tersebut memberi akreditasi untuk standar yang dikembangkan oleh perwakilan dari lembaga pengembang standar, instansi pemerintah, kelompok konsumen, perusahaan dan lainnya. Standar tersebut memastikan agar karakteristik dan kinerja produk yang konsisten sehingga masyarakat menggunakan definisi dan istilah yang sama, dan produk diuji dengan cara yang sama.

  1. American Society of Mechanical Engineers (ASME)

American Society of Mechanical Engineers (ASME) adalah asosiasi professional yang dalam kata-kata sendiri ‘mempromosiikan seni, ilmu pengetahuan dan praktik rekayasa multidisiplin ilmu dan sekutu diseluruh dunia’. Ia meyelesaikan promosi melalui kode pendidikan, pelatihan dan pengembangan professional dan standar, penelitian, konferensi dan publikasi, hubungan dengan pemerintah dan bentuk lain dari jangkauan. ASME demikian masyarakat teknik, organisasi standar, penelitian dan pengembangan organisasi, sebuah organisasi lobi, penyediaan pelatihandan pendidikan dan organisasi nirlaba. Didirikan sebagai rekayasa berfokus pada teknik mesin di Amerika Utara, ASME adalah multidisiplin dan global. ASME memiliki lebih 120.000 anggota di lebih dari 150 negara diseluruh dunia.

  1. Standar Nasional Indonesia (SNI)

Salah satu contoh standar teknik adalah Standar Nasional Indonesia (SNI). SNI adalah satu-satunya standar yang berlaku secara nasional di Indonesia, dimana semua produk atau tata tertib pekerjaan harus memenuhi standar SNI. Agar SNI memperoleh keberterimaan yang luas antara para stakeholder, maka SNI dirumuskan dengan memenuhi WTO Code of Good Practice.

  1. Japanese Industrial Standard (JIS)

Standar Industri Jepang (JIS) menetukan standar yang digunakan untuk kegiatan industry di Jepang. Proses standarisasi dikoordinasikan oleh Jepang Komite Standar Industri dan dipublikasikan melalui Asosiasi Standar Jepang. Di era Meiji, perusahaan swasta bertanggung jawab untuk membuat standar meskipun pemerintah Jepang tidak memiliki standar dan dokumen spesifikasi untuk tujuan pengadaan untuk artikel tertentu, seperti amunisi.

  1. American Standard Testing and Material (ASTM)

ASTM internasional merupakan organisasi internasional sukarela yang mengmbangkan standarisasi teknik untuk material, produk, sistem dan jasa. ASTM internasional yang berpusat di Amerika Serikat dibentuk pertama kali pada tahun 1898 oleh sekelempok insinyur dan ilmuwan untuk mengatasi bahan baku besi pada rel kereta api yang selalu bermasalah. Sekarang ini, ASTM mempunyai lebih dari 12.000 buah standar. Standar ASTM banyak digunakan pada Negara-negara maju maupun berkembang dalam penelitian akademisi maupun industri.

Standar manajemen adalah struktur tugas, prosedur kerja, sistem manajemen dan standar kerja dalam bidang kelembagaan, usaha serta keuangan. Namum pengertian standar manajemen akan lebih spesifik jika menjadi standar manajemen mutu, untuk mendukung standarisasi pada setiap mutu produk yang dihasilkan perusahaan maka hadirlah Organisasi Internasional untuk Standarisasi yaitu Internasional Organization for Standardization (ISO) yang berperan sebagai badan penetap standar internasional yang terdiri dari wakil-wakil badan standarisasi nasional setiap Negara.

Macam-macam Standar Manajemen

  1. Sistem Manajemen Produksi TQM

Total Quality Management (TQM) mengacu pada penekanan kualitas yang meliputi organisasi keseluruhan mulai dari pemasok hingga pelanggan. TQM menekankan komitmen manajemen untuk mendaptakan arahan perusahaan yang ingin terus meraih keunggulan dalam semua aspek produk dan jasa penting bagi pelanggan.

  1. Standar Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja

Pengertian sistem Manajemen K3 secara umum merujuk pada dua sumber, yaitu Permenaker No. 5 Tahun 1996 tentang Sistem Manajemen Keselamatan merupakan bagian dari sistem secara keseluruhan yang meliputi struktur organisasi, perencanaan, tanggung jawab, pelaksanaan, prosedur, proses dan sumber daya yang dibutuhkan bagi pengembangan, penerapan, pencapaian, pengkajian dan pemeliharaan kebijakan Keselamatan dan Kesehatan Kerja dalam  rangka pengendalian resiko yang berkaitan dengan kegiatan kerja guna terciptanya tempat kerja yang aman, efisien dan produktif dan pengertian Kesehatan Kerja pada standar OHSAS 18001:2007 Occupational Health and Safety Management Systems ialah bagian dari sebuah sistem manajemen organisasi (perusahaan) yang digunakan untuk mengembangkan dan menerapkan kebijakan K3 den mengelola resiko K3 organisasi (perusahaan) tersebut.

  1. ISO 14000 yaitu standar manajemn lingkungan yang sifatnya sukarela tetapi konsumen menuntut produsen untuk melaksanakan program sertifikasi tersebut.
  2. ISO 9000 yaitu kumpulan standar untuk sistem manajeman mutu (SMM) organisasi internasional di bidang standarisasi. ISO 9000 pertama kali dikeluarkan pada tahun 1987 oleh International Organization for Standardization Technical Committee (ISO/TC).
  3. OHSAS 18000 merupakan spesifikasi dari sistem kesehatan dan keselamatan kerja internasional untuk membantu organisasi mengendalikan resiko terhadap kesehatan dan keselamatan personilnya.

 

REFERENSI :

http://www.google.come

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: